Fogging Nyamuk Membuat Lantai Menjadi Licin Ternyata SALAH

Demam berdarah dengue merupakan salah satu penyakit yang berasal dari Indonesia. Keberadaan demam berdarah dengue sudah ada sejak zaman dahulu  bahkan pernah berkembang pesat di Indonesia. Demam berdarah dengue memang bukanlah penyakit yang main main. Hal ini karena penyakit tersebut dapat membahayakan sang penderita dan dapat menular. Demam berdarah dengue dibawa oleh nyamuk agypti.

Untuk mengatasi demam berdarah dengue bisa dilakukan melalui larvadisasi, metode 3M serta fogging nyamuk. Larvadisasi merupakan penaburan bubuk abate dengan maksud membunuh larva atau jenting nyamuk. 3M adalah tindakan menguras, menutup serta mengubur yang biasanya dilakukan untuk menghindari tempat populasi nyamuk. Yang terakhir adalah fogging nyamuk yaitu salah satu teknik pengasapan yang menggunakan zat kimia untuk membunuh nyamuk penyebab demam berdarah. Fogging nyamuk akan dilakukan pihak kesehatan apabila suatu tempat telah terdeteksi adanya wabah DBD.

Fogging nyamuk tidak dapat dilakukan sembarangan, ada prosedur dari departemen kesehatan yang harus dipatuhi. Fogging nyamuk juga harus mendapatkan izin dari departemen kesehatan. Ada banyak hal yang harus diperhatikan dalam melakukan fogging nyamuk. Seperti obat yang digunakan, alat yang digunakan serta hal kecil seperti dosis. Penggunaan dosis obat untuk fogging nyamuk harus tepat, apabila tidak maka bisa berdampak lebih dan menyebabkan ketidakefektifan dalam mengusir nyamuk demam berdarah dengue.

Penentuan dosis sebenarnya sudah tertera dengan jelas pada keterangan obat fogging nyamuk. Namun biasanya hal ini diremehkan oleh para pengguna. Mereka biasanya lebih memilih untuk menakar, padahal sudah jelas hal tersebut berhubungan dengan efektif tidaknya fogging tersebut. Apabila dosis yang diguankan terlalu sedikit maka nyamuk tidak akan mati melainkan pingsan. Namun apabila dosis yang digunakan berlebihan maka yang keluar bukanlah asap akan tetapi minyak. Inilah yang sering menyebabkan mengapa ruangan menjadi ebrminyak ketiga fogging. Hal ini menandakan fogging tersebut salah.

Selain dosis, waktu yang tepat juga menentukan tingkat efektivitas tindakan fogging nyamuk. Kita harus memilih waktu yang mana nyamuk sedang tidak aktif, karena jika tidak maka nyamuk bisa saja lari ketika melihat asap dari fogging.

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*
*