Ary Ginanjar Agustian, Guna Pendidikan Karakter lalu Penguatan Stimulan Diri

Ary Ginanjar Agustian Bapak Pendidikan Karakter 19

Ary Ginanjar Agustian lahir pada Bandung adalah seorang driving force Indonesia, yang juga seorang tokoh pembangunan karakter, dan penggiat transformasi budaya perusahaan. Ia juga presiden direktur dari REHABILITATION Arga Bangun Bangsa beserta pendiri ESQ Leadership Center, pusat pengurus program pelatihan ESQ.

Ia telah berkecimpung di lingkungan bisnis selama lebih dari twenty five tahun. Melangkaui pengalaman nyata dalam lingkungan bisnis, buku-buku yang dipelajari, serta perenungannya, ia menulis sebuah buku yang amat fenomenal “ESQ: Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi and Spiritual”. Dalam dalam buku tersebut ia menyampaikan gagasan bahwa kecerdikan intelektual (IQ) saja gak cukup. Untuk menjadi seseorang yang berjaya diperlukan jua kecerdasan emosional (EQ), dimana akan memberikan keterampilan di dalam bersosialiasi lalu berhubungan melalui orang lain, serta kecerdikan spiritual (SQ) yang akan memberikan jawaban atas eksistensi diri.

Buat menggabungkan ketiga kecerdasan tersebut, dirancanglah suatu konsep dalam disebutnya The particular ESQWay165, yaitu sebuah konsep pembangunan karakter yang komprehensif dan integratif berdasarkan a single nilai general, 6 prinsip pembanguan mental, dan 5 langkah aksi.

Tahun 3 years ago, ia mendapat gelar Medical doctor Honoris Causa dalam bidang pendidikan karakter dengan Universitas Negeri Yogyakarta sebagai penghargaan atas konsep The particular ESQWay165 selaku metode pembangunan karakter[3].

Selain di dunia bisnis, ia juga memiliki pengalaman di lingkungan pendidikan, adalah sebagai pengajar tetap di Politeknik Universitas Udayana, Jimbaran, Bali semasa lima tahun.

Menurut Ary Ginanjar Agustian Pendidikan watak kini jadi salah 1 wacana istimewa dalam kebijakan nasional di bidang karakter Pendidikan. Semua kegiatan belajar serta mengajar yang ada dalam pelosok indonesia disyaratkan merujuk pada pelaksanaan pendidikan Karakter. Ini juga termuat di di dalam Naskah Plan Aksi Nasional Pendidikan Watak yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan di tahun the year of 2010. Dalam naskah tersebut dinyatakan yakni pendidikan karakter menjadi unsur utama dalam pencapaian visi lalu misi pembangunan Nasional dimana termasuk pada RPJP 2005-2025.

Bukan hanya itu pada UU RI No something like 20 tahun the year 2003 tentang Struktur Pendidikan Nasional; merumuskan fungsi dan manfaat pendidikan Nasional yang harus digunakan dalam mengembangkan upaya pendidikan pada Indonesia.

Pasal 3 UU SIKDIKNAS menyebutkan: Pendidikan Nasional berfungsi menciptakan dan membantu watak beserta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan bangsa. Bertujuan untuk berkembangnya potensi, peserta didik agar jadi manusia dimana beriman dalam bertakwa untuk Tuhan Yang Maha Aquella, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri lalu menjadi warga negara dalam demokratis beserta bertanggung jawab.

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*
*